Connect with us

Tips

Strategi Promosi Kuliner Panduan Bagi Pebisnis Pemula Part 3

Published

on

Homepage » Tips » Strategi Promosi Kuliner Panduan Bagi Pebisnis Pemula Part 3

Artikel Berikut adalah sambungan dari part 1 dan Part 2 kami share Secara lengkap Strategi Promosi Kuliner yang bisa di jadikan Panduan Bagi Pebisnis Usaha makanan Pemula part 3

Strategi Bisnis kuliner Venji

Sumber

1. Show Us Your Taste

Para peserta dipersilakan untuk memasuki dapur restoran, kemudian memasak sesuatu dengan bumbu – bumbu dan bahan – bahan yang telah tersedia di sana. Tidak boleh membawa bumbu atau bahan apapun dari luar. Proses memasak diberi waktu. Ketika waktu sudah habis maka peserta keluar sambil membawa makanan yang ia hasilkan. Pengunjung yang bersedia untuk menjadi juri akan mencicipi semua rasa masakan tersebut dan memilih mana yang terbaik. Makanan yang dibuat tidak boleh sama dengan menu yang telah ditawarkan oleh resto. Harus merupakan sesuatu yang berbeda atau minimal hasil modifikasi dari menu yang telah ada. Pemenangnya akan mendapatkan hadiah tertentu dan apabila memang masakannya diminati oleh orang banyak maka resep masakan tersebut dibeli oleh perusahaan.

 

2. Satu ½ Jam Discount

Program ini dapat diterapkan di jam yang sepi pengunjung agar restoran kita terlihat selalu ramai. Misalnya pada jam 17.00 – 17.30. Karena diskon diberikan dalam waktu 30 menit saja, maka besaran diskon yang diberikan bisa sebesar 30% agar lebih pas (30 menit, 30%).   Yang boleh mendapatkan diskon adalah orang yang melakukan order dari jam 17.00 – 17.30.

 

3. Ikuti Promo Discount Web

Sekarang ini, ada banyak discount web dengan base klien yang cukup besar, di antaranya disdus.com. Mekanismenya sederhana,yaitu kita memberikan discount misal sebesar 30%, nanti mereka akan promokan discount tersebut di website mereka. Pihak disdus kemudian akan mengenakan charge pada resto kita. Cara ini cukup efektif jika margin dari makanan yang kita jual cukup besar atau memang kita sedang ada budget promo.

 

4. Women’s Day Out

Acara ini dapat dilakukan di hari – hari resto sepi. Misalnya di hari Selasa. Program Women’s Day Out adalah program diskon untuk perempuan – perempuan yang datang ke kafe tersebut. Diskon diberikan dengan menghitung jumlah pengunjung, satu orang mewakili 5%. Misal ada rombongan perempuan sejumlah 10 orang, maka diskon yang diberikan terhadap total bill dari rombongan tersebut adalah 50%.

 

5. Discount Sesuai Umur

Untuk program discount sesuai umur,apabila yang datang adalah rombongan, maka umur yang tertua-lah yang dijadikan sebagai patokan diskon.

 

6. Tambah Nasi Sepuasnya

Buat kebijakan di mana kalo makan bisa tambah nasi sepuas- puasnya. Program ini cukup efektif di Indonesia, karena orang Indonesia merupakan penggemar nasi, jadi hal ini menjadi faktor yang cukup penting yang bisa membuat orang bakal sering datang. Biasanya rumah makan yang menjalankan program ini adalah rumah makan yang menyediakan sajian sambal, karena orang makan sambal identik dengan banyak makan nasi.

 

7. Discount 30-50 Persen Semua Kartu Kredit

Program diskon untuk pembayaran dengan kartu kredit memang sudah biasa, namun biasanya kartu kredit yang satu dengan yang lain memberikan diskon yang berbeda. Yang membuat beda adalah adanya pemberian diskon yang sama untuk semua kartu kredit. Hal ini memerlukan kerja ekstra karena susah untuk meyakinkan semua bank untuk bersedia memberikan program diskon yang sama dengan besaran diskon dari bank lain.

 

8. Garansi Layanan Antar 1 Jam

Program ini untuk layanan antar. Jika pesanan belum sampai dalam waktu satu jam maka makanan yang diantar gratis.

Catatan : gratis asalkan tidak terjadi force majure misalnya kecelakaan, ban pecah, motor hilang dsb.

 

9. Gelas Terbesar di Indonesia

Nah biar heboh, coba cari atau pesan gelas minum yang besar sekali, tiap kali orang pesan teh atau air putih (minuman yang murah) antar dengan gelas tersebut, sebagai cerita ini adalah gelas teh manis. Berhubung orang Indonesia suka sekali mengobrol, maka apabila kita memiliki suatu ciri tersendiri akan bisa menjadi bahan obrolan mereka sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk

 

membayar orang memasarkan resto kita, dengan sendirinya orang yang telah mencoba akan melakukannya.

 

10. Karangan Bunga

Cara ini dapat diterapkan pada saat kita pertama membuka resto atau pada acara ulang tahun resto kita. Adanya karangan bunga yang banyak akan menarik orang untuk datang, apalagi bila karangan – karangan bunga tersebut dari perusahaan yang cukup dikenal, atau keluarga besar pejabat, artis, dsb. Itulah gunanya punya banyak relasi untuk usaha kita.

 

11. Parkir Mobil

Strategi ini diterapkan dengan meminta rekan kita (keluarga, teman, kenalan, dsb) untuk memarkirkan mobil di resto kita, agar terlihat ramai. Karena prinsip kebanyakan orang, apabila ingin mencoba makan di suatu rumah makan dan rumah makan tersebut sepi, maka ia akan ketakutan untuk mencoba karena takut barang yang ada di dalam resto tersebut sudah tidak segar, rasanya tidak enak, dan masih banyak alasan lain.

 

12. Bayar Influencer

Caranya adalah kita mencari orang yang follower twitternya sangat banyak. Kemudian kita menyuruh orang tersebut untuk memasukkan nama resto kita sewaktu dia hendak mengeluarkan tweet. Misalnya : “Wih abis makan @SotoSetan di dago, gile nikmat dan setan bener cabenya”. Namun hal ini tidak boleh terlalu sering dilakukan karena akan menimbulkan kecurigaan dari yang lain. Tweet lebih baik jarang dilakukan (rentang waktu hari ke hari) namun ketika hari itu melakukan tweet maka twet dilakukan dalam jarak yang berdekatan selang 10 menit (3x)supaya kesannya lebih heboh jadi followernya bener2 penasaran. Misal “Ga tahan buat ga balik lagi makan di @SotoSentan ini, siap2 lap pel buat keringat,

 

hajarrrr”, 10 menit kemudian mengeluarkan tweet baru misalnya : “Habis 2 mangkok @SotoSetan dan 3 teh botol, sadis dan nikmat coi”.

 

13. Twazzup

Ada banyak aplikasi untuk memantau percakapan online yang spesifik. Misal kita menjual masakan bebek, kita ingin tahu siapa saja yang sudah makan di pesaing kita. Maka kita dapat melakukan search di twazzup atau twitter, lihat timeline (history) percakapan orang-orang yang membicarakan pesaing kita tersebut, kemudian kita mention orang tersebut dan memberikan penawaran kepadanya. Contohnya : “Wah cobain juga @BebekRasaSayang deh, dijamin kangen terus, lgi ada discount juga loh minggu ini”.

 

Baca juga:

Strategi Promosi Kuliner Panduan Bagi Pebisnis Pemula Part 1

Strategi Promosi Kuliner Panduan Bagi Pebisnis Pemula Part 2

Alasan Mengapa Banyak Pebisnis Kuliner Pemula Gagal

 

14. Bayar Media Twitter

Kita dapat memasang iklan di twitter dengan cukup mudah. Contoh untuk di Bandung, bila kita mau cepat dikenal pasang iklan saja sebulan di @infobdg (CP: Dina 081320992992) dengan follower yang lebih dari setengah juta orang (500ribu lebih) merupakan media yang sangat efekti buat promosi. Pembuatan iklan jangan dilakukan dengan bahasa yang standar, seperti “Telah dibuka resto bebek @BebekRasaSayang, buat reservasi hubungi 021-xxx.xxx” tidak akan terlihat menarik. Akan lebih menarik apabila memiliki konsep dan bahasa yang digunakan tidak biasa, misalnya “Wow rajanya bebek udah buka @BebekRasaSayang di dago 26, dateng kasih lihat twitter ini buat discount 50 persen.

 

15. Undang Artis

Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengundang beberapa artis untuk makan gratis. Sebelum mulai makan kita meminta artis tersebut untuk foto bersama terlebih dahulu. Siapkan spot photo di depan cafe/ resto untuk meletakkan foto – foto artis yang sudah makan dan berkunjung ke resto kita. Jangan lupa untuk meminta testimonialnya dan tanda tangannya sekalian. Setelah itu, kita juga dapat

 

meminta artis tersebut untuk melakukan tweet yang isinya merekomendasikan resto kita untuk jadi salah satu pilihan tempat makan enak. Photo dan testimonialnya juga jangan lupa dimasukkan ke website, di-tweet dan di-share di facebook kita.

 

16. Iklan Lowongan Kerja

Pada waktu hendak membuka usaha, atau ketika hendak ekspansi, maka kita biasanya memasang iklan lowongan kerja. Adanya kebutuhan mencari karyawan ini dapat sekalian digunakan untuk promosi resto yang kita miliki. Apabila iklan lowongan yang standard lebih mengutamakan memperlihatkan lowongan kerja yang jelas, maka untuk iklan kita dapat kita ganti menjadi yang terlihat utamanya adalah nama resto kita. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengganti formatnya, misal di bagian paling atas kita tulis PASTA KANGEN – TEMPAT NONGKRONG YANG DIRINDUKAN, TERENAK no. 2 DI JAKARTA mencari: (lowongan

dituliskan di sini). Di bagian paling bawah tulis alamat, telpon, twitter dan facebook dan juga promo bila sedang ada (Bawa potongan lowongan ini dan dapetkan discount 30 persen makan di PASTA KANGEN).

 

17.   Pelihara Sesuatu

Untuk menjadi sebuah daya tarik tersendiri, kita dapat memelihara sesuatu, yang lucu, unik, dan menarik. Misalnya : dengan memelihara iguana yang besar – besar sebanyak 10 ekor. Hewan ini tidak banyak bergerak berlebihan sehingga tidak akan mengganggu pengunjung resto kita. Atau bisa juga kita sesuaikan dengan tema, misalnya kita menjual yoghurt atau es keim yang identic dengan sesuatu yang dingin, maka kita bisa juga memelihara penguin atau beruang kutub. Yang masih bisa dibilang langka di Indonesia.

 

Baca juga:

10 Usaha Kuliner Kekinian yang Di Jamin Cepat Balik Modal, Nomor 5 Sangat Di Rekomendasikan

Trik Jitu Pengusaha Kuliner: Rahasia Sukses Meningkatkan Penjualan

Peluang Usaha Kuliner: Jelajahi Dunia Bisnis Makanan

 

18. Unique Name

Pemberian nama yang lebih unik terhadap menu makanan kita akan menimbulkan daya tarik tersendiri bagi orang yang melihat atau mendengarnya. Misalnya, daripada menuliskan Bebek Bakar, Bebek Goreng, atau Bebek Panggang maka akan lebih menarik bila diganti dengan Bebek Negro (untuk Bebek Bakar), Bebek Ngamuk (untuk Bebek Goreng), dan juga Bebek Pemalu (untuk Bebek Panggang). Ketika menjadi pembicaraan orang pun akan jadi lebih menarik dan diperdalam karena ketika ia mendengar kata Bebek Pemalu misalnya, maka ia tidak akan dengan langsung mengerti bahwa sebenarnya itu adalah bebek panggang.

 

19. Kawin Gratis, Bayar Kalo Hamil

Inti dari ide ini adalah resto akan membiayai biaya pernikahan mulai dari catering, dekorasi dan bahkan mungkin undangan. Setelah ia menikah dan kemudian hamil, barulah konsumen yang mendapatkan kesempatan itu harus membayar . Agar tidak rugi, berlakukan persyaratan tertentu misalnya hanya untuk 5 pasangan, sebetulnya lebih diarahkan untuk menciptakan WOM dan Topic of The Town saja biar heboh.

 

20. Gratis Air Putih

Walaupun terkadang penjualan minuman air putih dapat menjadi pemasukan yang cukup besar bagi sebuah restoran, namun tidak mesti kita menerapkan strategi yang sama. Ada juga resto yang menggratiskannya, karena strategi yang ia lakukan adalah dengan adanya pemberian air gratis, maka konsumen akan merasa uangnya dapat digunakan untuk membeli appetizer atau dessert yang mana harganya bisa lebih tinggi daripada harga air putih apabila akan dijual. Jadi sebenarnya resto tersebut mempunyai strategi tersendiri.

 

21. Undang Blogger/ Media

Ini merupakan sarana yang cukup efektif untuk aktivitas promosi. Caranya cukup mudah, kita hanya perlu menyiapkan menu untuk dicicipi, tipsnya pastikan menu yang dikeluarkan adalah menu andalan, dalam porsi yang banyak dan buat suasana senyaman mungkin sehingga para blogger merasa cocok dengan suasana yang ditawarkan oleh resto kita. Dengan begitu makanpun bisa menjadi lebih lezat. Misalnya,di Bandung dapat mengundang ceritaperut.com. Setelah meliput biasanya mereka akan mengeluarkan tulisan mengenai liputannya, disebarkan juga melalui twitter.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Tips

Resep Laksa Oncom yang Memikat Selera

Published

on

By

resep laksa oncom
Homepage » Tips » Strategi Promosi Kuliner Panduan Bagi Pebisnis Pemula Part 3

Laksa Oncom adalah perpaduan dari masakan tionghoa dan melayu yang menciptakan suatu rasa masakan yang khas

Kaya akan cita rasa dan warisan budaya, masakan Indonesia selalu menjadi daya tarik bagi pecinta kuliner di seluruh dunia. Dari Sabang hingga Merauke, setiap daerah memiliki kekhasan kuliner yang memukau. Salah satu hidangan yang tak kalah menggugah selera adalah Laksa Oncom. Terinspirasi dari kekayaan rempah-rempah Indonesia, hidangan ini bukan hanya lezat tetapi juga menggambarkan keanekaragaman kuliner Nusantara.

Mengenal Laksa Oncom

Laksa Oncom adalah hidangan khas Indonesia yang memiliki rasa gurih dan pedas dengan paduan rempah yang kaya. Oncom, yang merupakan salah satu bahan utama dalam hidangan ini, adalah hasil fermentasi biji-bijian yang kaya akan protein. Perpaduan dengan bumbu rempah seperti lengkuas, kunyit, dan cabai, Laksa Oncom menjadi sajian yang menggoda selera.

Asal Usul dan Sejarah

Asal usul Laksa Oncom tak terlepas dari sejarah kuliner Indonesia yang kaya. Meskipun tidak ada catatan pasti tentang kapan dan di mana hidangan ini pertama kali muncul, namun keyakinan  Laksa Oncom berasal dari Jawa Barat, daerah yang kaya akan budaya dan tradisi kuliner.

Bahan-Bahan

Untuk menyajikan Laksa Oncom yang lezat, berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan:

  1. Oncom: 200 gram, potong kecil-kecil.
  2. Laksa: 300 gram, rebus hingga matang.
  3. Santan: 300 ml, ambil dari kelapa parut.
  4. Daun Jeruk: 2 lembar, iris tipis.
  5. Serai: 1 batang, memarkan.
  6. Daun Salam: 2 lembar.
  7. Lengkuas: 2 cm, memarkan.
  8. Kunyit: 2 cm, parut.
  9. Cabai Merah: 5 buah, iris tipis.
  10. Cabai Rawit: 3 buah, iris tipis.
  11. Bawang Merah: 5 siung, iris tipis.
  12. Bawang Putih: 3 siung, iris tipis.
  13. Garam: Secukupnya.
  14. Gula: Secukupnya.
  15. Minyak: Untuk menumis.

 

Baca juga:

10 Alasan Mengapa Anda Harus Membuka Usaha Kuliner

Franchise Burger Blenger, Harga, Bahan, Syarat yang di Butuhkan

Menjelajahi Kelezatan dan Keberagaman dengan Nirmala Food: Pilihan Bijak untuk Santapan Sehari-hari

 

Langkah Pembuatan

  1. Tumis Bumbu: Panaskan minyak dalam wajan, tumis bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan cabai rawit hingga harum.
  2. Tambahkan Bumbu Lainnya: Masukkan lengkuas, kunyit, serai, daun salam, dan daun jeruk. Aduk hingga tercampur rata.
  3. Tambahkan Oncom: Setelah bumbu matang, masukkan potongan oncom ke dalam tumisan. Aduk rata hingga oncom terasa empuk.
  4. Tuangkan Santan: Setelah oncom matang, tuangkan santan ke dalam wajan. Aduk perlahan hingga meresap dan bumbu tercampur sempurna.
  5. Tambahkan Garam dan Gula: Koreksi rasa dengan menambahkan garam dan gula sesuai selera.
  6. Penyajian: Siapkan mangkuk, letakkan laksa yang telah direbus di dalamnya, dan tuangkan kuah oncom di atasnya. Hidangkan selagi hangat.

Variasi

Meskipun resep ini sudah sangat lezat, ada beberapa variasi yang bisa kita coba untuk menghadirkan Laksa Oncom dengan nuansa yang berbeda:

  1. Tambahkan Sayuran: Untuk penyajian yang lebih sehat, tambahkan sayuran seperti tauge atau sawi.
  2. Sajikan dengan Telur: Tambahkan telur rebus sebagai pelengkap untuk menambah kelezatan hidangan.
  3. Padukan dengan Mi: Selain laksa, Laksa Oncom juga bisa disajikan dengan mi sebagai pengganti atau tambahan.

Inovasi dan Kreasi Baru

Kuliner terus berkembang dan tak pernah lepas dari inovasi. Begitu pula dengan Laksa Oncom. Beberapa inovasi dan kreasi baru yang bisa dicoba antara lain:

  1. Laksa Oncom Goreng: Oncom dicampur dengan bumbu rempah kemudian digoreng garing. Sajikan sebagai camilan atau pelengkap makan.
  2. Laksa Oncom Panggang: Oncom dipanggang dengan bumbu rempah hingga matang dan beraroma harum. Nikmati sebagai hidangan utama dengan nasi hangat.

Kesehatan dan Nutrisi

Laksa Oncom, selain lezat, juga mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh. Oncom kaya akan protein nabati, sementara bumbu rempahnya seperti kunyit dan cabai mengandung antioksidan alami yang baik untuk kesehatan.

Kesimpulan

Laksa Oncom adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang memukau dengan rasa dan aroma rempahnya yang khas. Dengan kombinasi oncom yang gurih dan bumbu rempah yang kaya, hidangan ini tak hanya menggugah selera tetapi juga mengajak untuk menjelajahi kekayaan kuliner Nusantara. Dengan berbagai variasi dan inovasi yang dapat dilakukan, Laksa Oncom tetap menjadi sajian yang selalu menarik untuk dinikmati oleh pecinta kuliner di mana pun mereka berada.

Top of Form

 

Continue Reading

Tips

5 Tips Cara Membuat Chicken Katsu Crispy yang Lezat

Published

on

By

chicken katsu crispy
Homepage » Tips » Strategi Promosi Kuliner Panduan Bagi Pebisnis Pemula Part 3

Chicken Katsu adalah salah satu hidangan khas Jepang yang terkenal di seluruh dunia. Hidangan ini terdiri dari potongan ayam yang digoreng dengan tepung roti yang renyah dan disajikan dengan saus khusus. Jika Anda ingin mencoba membuat Chicken Katsu di rumah, berikut adalah 5 tips untuk membuatnya menjadi renyah atau crispy dan lezat.

1. Pilihan Ayam yang Tepat

Pilihan daginng ayam yang tepat adalah kunci untuk membuat Chicken Katsu yang sempurna. Pastikan Anda memilih ayam yang segar dan berkualitas baik. Potong ayam menjadi bagian yang lebih tipis untuk memastikan bahwa ayam akan matang sempurna dan tepung roti akan menjadi renyah.

2. Gunakan Tepung Roti yang Tepat

Tepung roti adalah bahan utama dalam membuat Chicken Katsu yang renyah. Pastikan Anda menggunakan tepung roti yang tepat, seperti panko atau tepung roti Jepang. Tepung roti ini lebih renyah dan lebih tebal daripada tepung roti biasa, sehingga akan memberikan hasil yang lebih baik.

3. Gunakan Telur untuk Merekatkan Tepung Roti

Telur

by Raiyan Zakaria (https://unsplash.com/@raiyanzakaria)

Sebelum menggulingkan ayam ke dalam tepung roti, pastikan Anda merendamnya terlebih dahulu dalam telur yang telah dikocok. Telur akan membantu tepung roti menempel pada ayam dan memberikan hasil yang lebih renyah.

4. Gunakan Minyak yang Tepat

Pemilihan minyak yang tepat juga penting dalam membuat Chicken Katsu yang renyah. Gunakan minyak yang memiliki titik asap yang tinggi, seperti minyak sayur atau minyak kedelai. Hindari menggunakan minyak zaitun atau minyak kelapa karena titik asapnya lebih rendah dan dapat membuat Chicken Katsu menjadi terlalu berminyak.

 

Baca juga:

Sejarah Roti Sisir, Kenapa di sebut Roti Sisir?

Membangun Bisnis Franchise Rocket Chicken: Panduan Lengkap

Telur Gulung: Kreasi Lezat Dalam Sekejap

 

5. Gunakan Saus Khusus

Saus adalah bagian penting dari hidangan Chicken Katsu. Untuk membuat saus yang khas, campurkan 1/4 cangkir saus tomat, 2 sendok makan saus Worcestershire, 1 sendok makan saus teriyaki, dan 1 sendok makan saus sambal. Aduk rata dan panaskan di atas api kecil selama 5 menit. Saus ini akan memberikan rasa manis dan pedas yang sempurna untuk Chicken Katsu Anda.

Cara Membuat Chicken Katsu

Bahan-bahan:

4 potong ayam tanpa tulang dan kulit

1/2 cangkir tepung roti Jepang

2 butir telur, dikocok

Minyak untuk menggoreng

Garam dan merica secukupnya

Instruksi:

Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang.

Potong ayam menjadi bagian yang lebih tipis dan taburi dengan garam dan merica.

Gulingkan ayam ke dalam tepung roti, kemudian ke dalam telur yang telah dikocok, dan terakhir ke dalam tepung roti lagi.

Goreng ayam dalam minyak panas selama 5-6 menit atau hingga kedua sisi menjadi kecokelatan.

Tiriskan ayam di atas kertas minyak untuk menghilangkan kelebihan minyak.

Sajikan Chicken Katsu dengan saus khusus dan nasi putih hangat.

Variasi Chicken Katsu

Anda juga dapat mencoba variasi Chicken Katsu dengan menambahkan bahan-bahan seperti keju parmesan, bawang putih, atau rempah-rempah seperti paprika atau oregano ke dalam tepung roti. Anda juga dapat mencoba menggunakan daging lain seperti daging sapi atau ikan untuk variasi yang berbeda.

Kesimpulan

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat membuat Chicken Katsu yang renyah dan lezat di rumah. Pilih bahan-bahan yang berkualitas baik, gunakan tepung roti yang tepat, dan jangan lupa untuk membuat saus khusus yang akan membuat hidangan ini semakin lezat. Selamat mencoba!

Continue Reading

Tips

Faktor Beberhasilan dan Kegagalan Wirausaha Kuliner

Published

on

By

TIPSFaktor Beberhasilan dan Kegagalan Wirausaha Kuliner
Homepage » Tips » Strategi Promosi Kuliner Panduan Bagi Pebisnis Pemula Part 3

Wirausaha kuliner merupakan salah satu jenis usaha yang semakin populer di Indonesia. Dengan banyaknya masyarakat yang menyukai kuliner, peluang untuk sukses dalam bisnis ini sangat besar. Namun, seperti halnya bisnis lainnya, ada faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan wirausaha kuliner. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu kita perhatikan untuk mencapai kesuksesan dalam bisnis kuliner.

Lokasi

Salah satu faktor terpenting dalam bisnis kuliner adalah lokasi. Lokasi yang strategis dan mudah kita akses dan meningkatkan peluang untuk menarik lebih banyak pelanggan. Sebagai contoh, usaha kuliner yang berada di dekat kampus atau perkantoran akan lebih mudah menarik pelanggan yang sibuk dan membutuhkan makanan yang praktis. Selain itu, lokasi yang ramai dan memiliki banyak tempat parkir juga akan membuat pelanggan lebih nyaman untuk datang ke tempat usaha Anda.

Kualitas Produk

Tidak hanya lokasi, kualitas produk juga merupakan faktor penting dalam bisnis kuliner. Pelanggan akan kembali ke tempat usaha Anda jika mereka puas dengan rasa dan kualitas makanan yang kita sajikan. Oleh karena itu, pastikan untuk menggunakan bahan-bahan yang segar dan berkualitas serta memperhatikan proses pembuatan makanan yang higienis. Jangan ragu untuk meminta masukan dari pelanggan mengenai rasa dan kualitas produk Anda, sehingga Anda dapat terus meningkatkan kualitas produk yang kita tawarkan.

Pelayanan

Selain kualitas produk, pelayanan yang baik juga dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis kuliner Anda. Pelanggan akan merasa senang dan dihargai jika mereka mendapat pelayanan dengan ramah dan cepat. Pastikan untuk melatih karyawan Anda dalam hal pelayanan pelanggan yang baik, seperti memberikan senyuman dan menghormati pelanggan. Jika pelanggan merasa puas dengan pelayanan yang kita berikan, mereka akan kembali dan bahkan merekomendasikan usaha Anda kepada orang lain.

Inovasi

Untuk tetap bersaing di dunia bisnis kuliner yang semakin kompetitif, inovasi sangat penting. Pelanggan akan bosan jika hanya kita tawarkan menu yang itu-itu saja. Oleh karena itu, selalu berusaha untuk menciptakan menu baru yang menarik dan unik. Anda juga dapat memanfaatkan tren makanan yang sedang populer untuk menarik minat pelanggan. Selain itu, jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan berinovasi dalam hal pelayanan dan promosi.

Baca juga:

Faktor-Faktor Kunci dalam Memilih Bisnis Waralaba: Panduan Komprehensif untuk Kesuksesan Bisnis Anda

Tips Mendirikan Usaha Kuliner: Panduan Lengkap untuk Sukses di Dunia Kuliner

Peluang Usaha Kuliner: Jelajahi Dunia Bisnis Makanan(Buka di tab peramban baru)

Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan yang baik juga merupakan faktor penting dalam keberhasilan bisnis kuliner. Pastikan untuk mengelola keuangan dengan baik dan menghindari pemborosan. Selalu perhatikan biaya produksi dan jangan ragu untuk menaikkan harga jika kita memerlukannya. Selain itu, lakukan analisis keuangan secara berkala untuk mengetahui keuntungan dan kerugian yang dihasilkan oleh usaha Anda.

Terapkan Bisnis Model Canvas

Bisnis model canvas adalah alat yang bagus untuk merencanakan dan menggambarkan model bisnis Anda secara komprehensif. Berikut adalah elemen-elemen yang dapat Anda sertakan dalam bisnis model canvas untuk usaha makanan:

  1. Segmentasi Pasar (Customer Segments):
    • Siapa target pasar Anda? (contoh: anak muda, profesional sibuk, keluarga)
    • Apa kebutuhan dan preferensi mereka terkait makanan?
  2. Penawaran Nilai (Value Propositions):
    • Apa yang membuat makanan Anda unik?
    • Apa manfaat utama yang Anda tawarkan kepada pelanggan Anda?
  3. Saluran Distribusi (Channels):
    • Bagaimana Anda akan menyampaikan produk Anda kepada pelanggan? (contoh: toko fisik, pemesanan online, aplikasi pengiriman makanan)
    • Apakah Anda berencana bekerja sama dengan pihak ketiga?
  4. Hubungan dengan Pelanggan (Customer Relationships):
    • Apa jenis hubungan yang Anda bangun dengan pelanggan Anda? (contoh: personal, otomatis, komunitas)
    • Bagaimana Anda akan menangani keluhan atau masalah pelanggan?
  5. Sumber Pendapatan (Revenue Streams):
    • Bagaimana Anda akan menghasilkan pendapatan? (contoh: penjualan langsung, berlangganan, iklan)
    • Apakah Anda memiliki model harga yang fleksibel?
  6. Sumber Daya Kunci (Key Resources):
    • Apa yang Anda perlukan untuk menjalankan bisnis makanan Anda? (contoh: dapur, bahan baku, koki, karyawan)
    • Apakah Anda memerlukan teknologi khusus atau peralatan?
  7. Aktivitas Kunci (Key Activities):
    • Aktivitas apa yang penting dalam operasi sehari-hari Anda? (contoh: memasak, pembersihan, manajemen persediaan)
    • Bagaimana Anda akan memastikan kualitas produk Anda?
  8. Pemasok (Key Partners):
    • Apakah Anda bekerja sama dengan pemasok untuk bahan baku?
    • Apakah Anda memiliki kemitraan dengan penyedia layanan logistik atau teknologi?
  9. Biaya (Cost Structure):
    • Apa saja biaya tetap dan variabel dalam bisnis Anda? (contoh: sewa, gaji karyawan, bahan baku, biaya pemasaran)
    • Bagaimana Anda mengelola biaya agar tetap efisien?

Dengan mengisi setiap elemen dalam bisnis model canvas, Anda dapat memahami lebih baik tentang bagaimana bisnis makanan Anda akan beroperasi dan bagaimana Anda dapat memaksimalkan peluang serta mengelola risiko dengan lebih baik.

Kegigihan dan Konsistensi

Tidak ada bisnis yang sukses tanpa adanya kegigihan dan konsistensi dari pemiliknya. Bisnis kuliner juga tidak terkecuali. Anda harus memiliki tekad yang kuat dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan dan kesulitan. Selain itu, konsistensi dalam menjaga kualitas produk dan pelayanan juga akan membuat pelanggan merasa percaya dan kembali ke tempat usaha Anda.

Dengan memperhatikan faktor-faktor di atas, Anda dapat meningkatkan peluang untuk sukses dalam bisnis kuliner. Namun, selalu ingat bahwa setiap bisnis memiliki risiko kegagalan. Jika mengalami kegagalan, jangan menyerah dan terus berusaha untuk memperbaiki dan meningkatkan usaha Anda. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba!

Continue Reading

Trending

    WhatsApp Button Klik disini untuk tanya-tanya dulu

Copyright © 2024 JoinKuliner.com

WhatsApp Button Klik disini untuk tanya-tanya dulu