Connect with us

Tips

Strategi Promosi Kuliner Panduan Bagi Pebisnis Pemula Part 2

Published

on

Homepage » Tips » Strategi Promosi Kuliner Panduan Bagi Pebisnis Pemula Part 2

Artikel Berikut adalah sambungan dari part 1 yang ada di link ini kami share Secara lengkap Strategi Promosi Kuliner yang bisa di jadikan Panduan Bagi Pebisnis Usaha makanan Pemula part 2

Strategi Promosi Kuliner

11. Chef Wanna Be

Konsepnya adalah di tiap minggu, kafe menyebutkan nama seorang chef atau pakar kuliner yang terkenal beserta tema masakan. Misalnya : Farah Quinn and Chicken Teriyaki. Orang yang berminat untuk berpartisipasi harus merekam proses memasak Chicken Teriyaki tersebut sambil menirukan gaya yang dimiliki oleh Farah Quinn. Oleh pihak kafe, dipilihlah 5 besar pemenang yang mana pemenang akhirnya akan ditentukan oleh pengunjung kafe.

 

12. Masterchef Pasta Kangen Café

Adaptasi dari Masterchef Australia. Acaranya adalah dengan mengundang salah satu chef terkenal untuk bertanding memasak dengan chef dari kafe/ resto kita. Para pengunjunglah yang nantinya akan menjadi juri. Mereka tahu perlombaan tersebut antara chef siapa dengan siapa, hanya saja para pengunjung tidak tahu piring mana yang merupakan hasil pekerjaan siapa agar penilaian bisa lebih netral. Kemudian makanan hasil massakan kedua chef tersebut dibagikan dan tiap pengunjung memberikan vote terhadap warna piring yang masakannya lebih ia sukai. Kemudian pemenangnya ditentukan berdasarkan hasil pilihan konsumen.

 

13. Read Me!

Read Me! adalah promosi dengan menempelkan brosur atau pamflet di pintu toilet bagian dalam. Biasanya orang yang sedang buang air akan melihat kea rah pintu, hal tersebut menjadi kesempatan untuk promosi makanan. Biasanya yang melakukan ini adalah resto / kafe yang bertempat di mall karena WCnya berisi orang yang tujuannya ke mana – mana, tidak hanya ke resto tersebut.

 

14. Order via Social Media

Pemesanan makanan atau minuman bisa dilakukan dengan cara order lewat Twitter misalnya. Konsumen disuruh untuk menuliskan jam berapa akan ke kafe, menu yang dipesan apa, dan untuk berapa orang. Apabila konsumen tersebut datang sesuai dengan apa yang ia tulis maka akan diberikan diskon.

 

15. Makan Estafet

Acara ini bisa dilakukan di bulan Agustus untuk memperingati hari kemerdekaan. Caranya adalah konsumen yang berminat akan mengisi formulir pendaftaran dan kemudian membayar sejumlah tertentu. Kemudian acaranya dilakukan dengan cara diberi makanan dengan menu pertama dan dibatasi waktu untuk memakannya. Ketika waktu habis maka ia harus berganti dengan makanan lain dan waktu dimulai kembali, begitu seterusnya. Pemenangnya adalah orang yang sisa tiap piringnya adalah paling sedikit dan paling banyak merasakan jenis masakan yang ada.

 

16. Makan Sepuasnya Bayar Sesukanya

Biasanya program ini dijalankan dalam rangka untuk charity. Setiap pengunjung yang makan diperbolehkan membayar seikhlasnya sebagai harga yang dianggap pantas untuk masakan tersebut. Selain untuk charity sebenarnya kita dapat mengetahui berapa harga yang dirasa pas oleh konsumen untuk seporsi makanan

 

yang kita hasilkan. Jadi, sewaktu kita tidak sedang menjalankan program tersebut, harga yang kita berikan pada pengunjung tidak akan terasa mahal.

 

17. Ring Back Tone

Ayam Goreng Fatmawati telah menerapkan ide ini. Kepada setiap pengunjung yang menggunakan ring back tone perusahaan kita akan mendapatkan diskon khusus.

 

18. Hurry Up, Order, Order!!

Biasanya pengunjung yang belum terbiasa datang ke resto / kafe tertentu akan lama dalam memilih menu makanan. Hal tersebut cukup memperlama pemakaian meja makan di resto / kafe tersebut. Apalagi jika ada yang waiting list dan yang sudah mendapatkan meja lamban dalam memilih maka kita sebagai owner akan merasa jengkel. Oleh karena itu, timbullah ide ini. Pengunjung diberi waktu 10 menit untuk membaca sekaligus memesan makanan, dimulai dari mereka membuka buku menu. Apabila mereka memesan kurang dari 10 menit, maka sisa menit yang ada dapat dijadikan sebagai angka untuk besaran diskon yang akan diberikan. Namun jika memilih menu lebih dari 10 menit maka tidak mendapatkan diskon apapun.

 

Baca juga:

Alasan Mengapa Banyak Pebisnis Kuliner Pemula Gagal

Trik Jitu Pengusaha Kuliner: Rahasia Sukses Meningkatkan Penjualan

Cara Membuat Bisnis Franchise Menjadi Autopilot: Mengubah Mimpi Menjadi Kenyataan

 

19. Checked & Discount (Fousquare)

Cara ini sudah sangat umum dikenal namun dirasa masih cukup efektif, yaitu dengan cara checked in di Foursquare. Diskon diberikan kepada orang yang berhasil menjadi mayor di kafe / resto kita.

 

20. Buy One Get Two (New Menu)

Konsumen bisa mendapatkan 2 porsi menu baru dengan membayar cukup 1 porsi. Promo ini bermanfaat supaya konsumen mau mencoba menu baru khususnya untuk konsumen yang datang berpasangan. Karena kebanyakan orang takut menu

 

baru rasanya tidak enak, namun apabila ia hanya membayar satu dan mendapatkan dua maka ia akan lebih tertarik untuk mencoba.

 

21. Referal Card For Discount / Poin

Konsumen yang sudah melakukan pembelian di cafe / resto tertentu diberikan referal card dimana referal card tersebut bisa diberikan kepada teman. Teman yang mendapatkan referal card tersebut berhak mendapatkan diskon 10-15% jika menunjukan referal card pada saat transaksi pembayaran *(di referal card dituliskan nama teman yang memberikan referal card tersebut), sedangkan konsumen yang memberikan referal card tersebut berhak mendapatkan point, merchandise, atau diskon khusus di kedatangan selanjutnya.

 

22. Diskon Berdasarkan Intensitas Kedatangan Konsumen

Promo diskon untuk konsumen khususnya supaya mereka kembali lagi ke cafe / resto yang bersangkutan. Promo ini sangat efektif khususnya untuk promo grand opening atau promo pada periode tertentu untuk mendatangkan konsumen. Dimana konsumen yang sudah datang sekali diberikan sebuah kartu (tanda diskon khusus) yang dimana jika dia kembali ke cafe / resto tersebut dia langsung mendapatkan diskon 10% *(berlaku kelipatan kedatangan kedua 20%, kelima 50%, dst). Promo ini juga bisa dibatasi misalkan setelah kedatangan ketiga di kedatangan selanjutnya di anggap kedatangan pertama (dar awal lagi di ulang- ulang seterusnya).

 

23. Diskon Berdasarkan Kuantitas Pembelian

Promo diskon berdasarkan kuantitas pembelian (misalkan setiap menu konsumen mendapatkan diskon 2% berlaku kelipatan), sebut saja konsumen tersebut melakukan pembelian dengan kuantitas tertentu dalam hal ini memilih 5 menu yang berbeda dengan demikian konsumen tersebut berhak mendapatkan diskon (5 menu x 2% = 10%).

 

24. Midnight Party (All You Can Eat)

Promo dimana konsumen bisa makan sepuasnya (all you can eat) cukup dengan membayar misalkan Rp. 50.000,- namun dengan catatan promo ini berlaku pada jam tertentu (Midnight 22.00 s.d 06.00).

 

25. 500 Costumer Surprise

Khusus setiap bulan untuk konsumen ke 500/bulan yang datang ke satu cafe /resto mendapatkan special gift (T-Shirt) & cake dengan copywriting “Yes I Am 500th Costumer This Month”, konsumen diminta menggunakan kaos tersebu lalu difoto dimana foto tersebut kemudian dipajang di wall of fame khusus “Dedicated To Our Beloved 500th Costumer”, dimana di wall of fame tersebut terdapat foto-foto konsumen terpilih setiap bulannya.

 

26. Unexpected Menu

Paket blind menu, dimana konsumen diharuskan membayar misalkan Rp. 20.000,-

/ orang untuk mendapatkan satu kesempatan untuk mengambil satu buah bola dalam bowl yang isinya paket-paket menu yang sudah dipersiapkan, setiap minggunya paket-paket ini berubah supaya konsumen tidak jenuh dan penasaran dengan menu lainnya.

 

20. Gratis Nambah Kerupuk & Sambal

Di satu rumah makan ada yang menawarkan free nambah kerupuk & sambal bagi konsumen, walaupun kecil dan sederhana cara ini efektif untuk menjadi magnet bagi konsumen terlebih jika sambal yang ditawarkan memang pedas, enak, dan bervariasi.

 

27. Fun Holiday Kuizz

Program promo berupa kuiz berhadiah liburan ke Bali dan Singapura untuk konsumen dimana konsumen yang ingin mengikuti kompetisi ini diharuskan

 

menuliskan Review (tulisan) mengenai cafe / resto yang bersangkutan (tulisan bisa berdasarkan kualitas rasa, variasi menu atau berdasarkan service, dan konsep yang diangkat) atau bisa juga mengenai pengalaman kuliner mereka. Tulisan tersebut kemudian di kirim via email untuk selanjutnya di-publish di website cafe / resto yang bersangkutan.

 

28. Instagram Kuizz

Konsumen pengguna iPhone / iPad dan Android diajak untuk mengikuti promo instagram kuizz dimana konsumen diharuskan berfoto via instagram dengan salah satu menu pilihannya (bisa juga yang paling direkomendasikan oleh cafe / resto) disertai sedikit kalimat mengenai kenapa orang-orang harus mencoba menu tersebut. Foto yang sudah dikirimkan kepada cafe / resto tersebut kemudian akan di-vote berdasarkan banyaknya like atau commentar dari publik. Disiapkan hadiah bagi 3 pemenang berupa voucher makan di cafe / resto tersebut senilai Rp. 1.000.000, Rp. 500.000, dan Rp. 250.000.

 

29. Show Us Your Taste

Para peserta dipersilakan untuk memasuki dapur restoran, kemudian memasak sesuatu dengan bumbu – bumbu dan bahan – bahan yang telah tersedia di sana. Tidak boleh membawa bumbu atau bahan apapun dari luar. Proses memasak diberi waktu. Ketika waktu sudah habis maka peserta keluar sambil membawa makanan yang ia hasilkan. Pengunjung yang bersedia untuk menjadi juri akan mencicipi semua rasa masakan tersebut dan memilih mana yang terbaik. Makanan yang dibuat tidak boleh sama dengan menu yang telah ditawarkan oleh resto. Harus merupakan sesuatu yang berbeda atau minimal hasil modifikasi dari menu yang telah ada. Pemenangnya akan mendapatkan hadiah tertentu dan apabila memang masakannya diminati oleh orang banyak maka resep masakan tersebut dibeli oleh perusahaan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Tips

Resep Laksa Oncom yang Memikat Selera

Published

on

By

resep laksa oncom
Homepage » Tips » Strategi Promosi Kuliner Panduan Bagi Pebisnis Pemula Part 2

Laksa Oncom adalah perpaduan dari masakan tionghoa dan melayu yang menciptakan suatu rasa masakan yang khas

Kaya akan cita rasa dan warisan budaya, masakan Indonesia selalu menjadi daya tarik bagi pecinta kuliner di seluruh dunia. Dari Sabang hingga Merauke, setiap daerah memiliki kekhasan kuliner yang memukau. Salah satu hidangan yang tak kalah menggugah selera adalah Laksa Oncom. Terinspirasi dari kekayaan rempah-rempah Indonesia, hidangan ini bukan hanya lezat tetapi juga menggambarkan keanekaragaman kuliner Nusantara.

Mengenal Laksa Oncom

Laksa Oncom adalah hidangan khas Indonesia yang memiliki rasa gurih dan pedas dengan paduan rempah yang kaya. Oncom, yang merupakan salah satu bahan utama dalam hidangan ini, adalah hasil fermentasi biji-bijian yang kaya akan protein. Perpaduan dengan bumbu rempah seperti lengkuas, kunyit, dan cabai, Laksa Oncom menjadi sajian yang menggoda selera.

Asal Usul dan Sejarah

Asal usul Laksa Oncom tak terlepas dari sejarah kuliner Indonesia yang kaya. Meskipun tidak ada catatan pasti tentang kapan dan di mana hidangan ini pertama kali muncul, namun keyakinan  Laksa Oncom berasal dari Jawa Barat, daerah yang kaya akan budaya dan tradisi kuliner.

Bahan-Bahan

Untuk menyajikan Laksa Oncom yang lezat, berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan:

  1. Oncom: 200 gram, potong kecil-kecil.
  2. Laksa: 300 gram, rebus hingga matang.
  3. Santan: 300 ml, ambil dari kelapa parut.
  4. Daun Jeruk: 2 lembar, iris tipis.
  5. Serai: 1 batang, memarkan.
  6. Daun Salam: 2 lembar.
  7. Lengkuas: 2 cm, memarkan.
  8. Kunyit: 2 cm, parut.
  9. Cabai Merah: 5 buah, iris tipis.
  10. Cabai Rawit: 3 buah, iris tipis.
  11. Bawang Merah: 5 siung, iris tipis.
  12. Bawang Putih: 3 siung, iris tipis.
  13. Garam: Secukupnya.
  14. Gula: Secukupnya.
  15. Minyak: Untuk menumis.

 

Baca juga:

10 Alasan Mengapa Anda Harus Membuka Usaha Kuliner

Franchise Burger Blenger, Harga, Bahan, Syarat yang di Butuhkan

Menjelajahi Kelezatan dan Keberagaman dengan Nirmala Food: Pilihan Bijak untuk Santapan Sehari-hari

 

Langkah Pembuatan

  1. Tumis Bumbu: Panaskan minyak dalam wajan, tumis bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan cabai rawit hingga harum.
  2. Tambahkan Bumbu Lainnya: Masukkan lengkuas, kunyit, serai, daun salam, dan daun jeruk. Aduk hingga tercampur rata.
  3. Tambahkan Oncom: Setelah bumbu matang, masukkan potongan oncom ke dalam tumisan. Aduk rata hingga oncom terasa empuk.
  4. Tuangkan Santan: Setelah oncom matang, tuangkan santan ke dalam wajan. Aduk perlahan hingga meresap dan bumbu tercampur sempurna.
  5. Tambahkan Garam dan Gula: Koreksi rasa dengan menambahkan garam dan gula sesuai selera.
  6. Penyajian: Siapkan mangkuk, letakkan laksa yang telah direbus di dalamnya, dan tuangkan kuah oncom di atasnya. Hidangkan selagi hangat.

Variasi

Meskipun resep ini sudah sangat lezat, ada beberapa variasi yang bisa kita coba untuk menghadirkan Laksa Oncom dengan nuansa yang berbeda:

  1. Tambahkan Sayuran: Untuk penyajian yang lebih sehat, tambahkan sayuran seperti tauge atau sawi.
  2. Sajikan dengan Telur: Tambahkan telur rebus sebagai pelengkap untuk menambah kelezatan hidangan.
  3. Padukan dengan Mi: Selain laksa, Laksa Oncom juga bisa disajikan dengan mi sebagai pengganti atau tambahan.

Inovasi dan Kreasi Baru

Kuliner terus berkembang dan tak pernah lepas dari inovasi. Begitu pula dengan Laksa Oncom. Beberapa inovasi dan kreasi baru yang bisa dicoba antara lain:

  1. Laksa Oncom Goreng: Oncom dicampur dengan bumbu rempah kemudian digoreng garing. Sajikan sebagai camilan atau pelengkap makan.
  2. Laksa Oncom Panggang: Oncom dipanggang dengan bumbu rempah hingga matang dan beraroma harum. Nikmati sebagai hidangan utama dengan nasi hangat.

Kesehatan dan Nutrisi

Laksa Oncom, selain lezat, juga mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh. Oncom kaya akan protein nabati, sementara bumbu rempahnya seperti kunyit dan cabai mengandung antioksidan alami yang baik untuk kesehatan.

Kesimpulan

Laksa Oncom adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang memukau dengan rasa dan aroma rempahnya yang khas. Dengan kombinasi oncom yang gurih dan bumbu rempah yang kaya, hidangan ini tak hanya menggugah selera tetapi juga mengajak untuk menjelajahi kekayaan kuliner Nusantara. Dengan berbagai variasi dan inovasi yang dapat dilakukan, Laksa Oncom tetap menjadi sajian yang selalu menarik untuk dinikmati oleh pecinta kuliner di mana pun mereka berada.

Top of Form

 

Continue Reading

Tips

5 Tips Cara Membuat Chicken Katsu Crispy yang Lezat

Published

on

By

chicken katsu crispy
Homepage » Tips » Strategi Promosi Kuliner Panduan Bagi Pebisnis Pemula Part 2

Chicken Katsu adalah salah satu hidangan khas Jepang yang terkenal di seluruh dunia. Hidangan ini terdiri dari potongan ayam yang digoreng dengan tepung roti yang renyah dan disajikan dengan saus khusus. Jika Anda ingin mencoba membuat Chicken Katsu di rumah, berikut adalah 5 tips untuk membuatnya menjadi renyah atau crispy dan lezat.

1. Pilihan Ayam yang Tepat

Pilihan daginng ayam yang tepat adalah kunci untuk membuat Chicken Katsu yang sempurna. Pastikan Anda memilih ayam yang segar dan berkualitas baik. Potong ayam menjadi bagian yang lebih tipis untuk memastikan bahwa ayam akan matang sempurna dan tepung roti akan menjadi renyah.

2. Gunakan Tepung Roti yang Tepat

Tepung roti adalah bahan utama dalam membuat Chicken Katsu yang renyah. Pastikan Anda menggunakan tepung roti yang tepat, seperti panko atau tepung roti Jepang. Tepung roti ini lebih renyah dan lebih tebal daripada tepung roti biasa, sehingga akan memberikan hasil yang lebih baik.

3. Gunakan Telur untuk Merekatkan Tepung Roti

Telur

by Raiyan Zakaria (https://unsplash.com/@raiyanzakaria)

Sebelum menggulingkan ayam ke dalam tepung roti, pastikan Anda merendamnya terlebih dahulu dalam telur yang telah dikocok. Telur akan membantu tepung roti menempel pada ayam dan memberikan hasil yang lebih renyah.

4. Gunakan Minyak yang Tepat

Pemilihan minyak yang tepat juga penting dalam membuat Chicken Katsu yang renyah. Gunakan minyak yang memiliki titik asap yang tinggi, seperti minyak sayur atau minyak kedelai. Hindari menggunakan minyak zaitun atau minyak kelapa karena titik asapnya lebih rendah dan dapat membuat Chicken Katsu menjadi terlalu berminyak.

 

Baca juga:

Sejarah Roti Sisir, Kenapa di sebut Roti Sisir?

Membangun Bisnis Franchise Rocket Chicken: Panduan Lengkap

Telur Gulung: Kreasi Lezat Dalam Sekejap

 

5. Gunakan Saus Khusus

Saus adalah bagian penting dari hidangan Chicken Katsu. Untuk membuat saus yang khas, campurkan 1/4 cangkir saus tomat, 2 sendok makan saus Worcestershire, 1 sendok makan saus teriyaki, dan 1 sendok makan saus sambal. Aduk rata dan panaskan di atas api kecil selama 5 menit. Saus ini akan memberikan rasa manis dan pedas yang sempurna untuk Chicken Katsu Anda.

Cara Membuat Chicken Katsu

Bahan-bahan:

4 potong ayam tanpa tulang dan kulit

1/2 cangkir tepung roti Jepang

2 butir telur, dikocok

Minyak untuk menggoreng

Garam dan merica secukupnya

Instruksi:

Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang.

Potong ayam menjadi bagian yang lebih tipis dan taburi dengan garam dan merica.

Gulingkan ayam ke dalam tepung roti, kemudian ke dalam telur yang telah dikocok, dan terakhir ke dalam tepung roti lagi.

Goreng ayam dalam minyak panas selama 5-6 menit atau hingga kedua sisi menjadi kecokelatan.

Tiriskan ayam di atas kertas minyak untuk menghilangkan kelebihan minyak.

Sajikan Chicken Katsu dengan saus khusus dan nasi putih hangat.

Variasi Chicken Katsu

Anda juga dapat mencoba variasi Chicken Katsu dengan menambahkan bahan-bahan seperti keju parmesan, bawang putih, atau rempah-rempah seperti paprika atau oregano ke dalam tepung roti. Anda juga dapat mencoba menggunakan daging lain seperti daging sapi atau ikan untuk variasi yang berbeda.

Kesimpulan

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat membuat Chicken Katsu yang renyah dan lezat di rumah. Pilih bahan-bahan yang berkualitas baik, gunakan tepung roti yang tepat, dan jangan lupa untuk membuat saus khusus yang akan membuat hidangan ini semakin lezat. Selamat mencoba!

Continue Reading

Tips

Faktor Beberhasilan dan Kegagalan Wirausaha Kuliner

Published

on

By

TIPSFaktor Beberhasilan dan Kegagalan Wirausaha Kuliner
Homepage » Tips » Strategi Promosi Kuliner Panduan Bagi Pebisnis Pemula Part 2

Wirausaha kuliner merupakan salah satu jenis usaha yang semakin populer di Indonesia. Dengan banyaknya masyarakat yang menyukai kuliner, peluang untuk sukses dalam bisnis ini sangat besar. Namun, seperti halnya bisnis lainnya, ada faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan wirausaha kuliner. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu kita perhatikan untuk mencapai kesuksesan dalam bisnis kuliner.

Lokasi

Salah satu faktor terpenting dalam bisnis kuliner adalah lokasi. Lokasi yang strategis dan mudah kita akses dan meningkatkan peluang untuk menarik lebih banyak pelanggan. Sebagai contoh, usaha kuliner yang berada di dekat kampus atau perkantoran akan lebih mudah menarik pelanggan yang sibuk dan membutuhkan makanan yang praktis. Selain itu, lokasi yang ramai dan memiliki banyak tempat parkir juga akan membuat pelanggan lebih nyaman untuk datang ke tempat usaha Anda.

Kualitas Produk

Tidak hanya lokasi, kualitas produk juga merupakan faktor penting dalam bisnis kuliner. Pelanggan akan kembali ke tempat usaha Anda jika mereka puas dengan rasa dan kualitas makanan yang kita sajikan. Oleh karena itu, pastikan untuk menggunakan bahan-bahan yang segar dan berkualitas serta memperhatikan proses pembuatan makanan yang higienis. Jangan ragu untuk meminta masukan dari pelanggan mengenai rasa dan kualitas produk Anda, sehingga Anda dapat terus meningkatkan kualitas produk yang kita tawarkan.

Pelayanan

Selain kualitas produk, pelayanan yang baik juga dapat mempengaruhi keberhasilan bisnis kuliner Anda. Pelanggan akan merasa senang dan dihargai jika mereka mendapat pelayanan dengan ramah dan cepat. Pastikan untuk melatih karyawan Anda dalam hal pelayanan pelanggan yang baik, seperti memberikan senyuman dan menghormati pelanggan. Jika pelanggan merasa puas dengan pelayanan yang kita berikan, mereka akan kembali dan bahkan merekomendasikan usaha Anda kepada orang lain.

Inovasi

Untuk tetap bersaing di dunia bisnis kuliner yang semakin kompetitif, inovasi sangat penting. Pelanggan akan bosan jika hanya kita tawarkan menu yang itu-itu saja. Oleh karena itu, selalu berusaha untuk menciptakan menu baru yang menarik dan unik. Anda juga dapat memanfaatkan tren makanan yang sedang populer untuk menarik minat pelanggan. Selain itu, jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan berinovasi dalam hal pelayanan dan promosi.

Baca juga:

Faktor-Faktor Kunci dalam Memilih Bisnis Waralaba: Panduan Komprehensif untuk Kesuksesan Bisnis Anda

Tips Mendirikan Usaha Kuliner: Panduan Lengkap untuk Sukses di Dunia Kuliner

Peluang Usaha Kuliner: Jelajahi Dunia Bisnis Makanan(Buka di tab peramban baru)

Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan yang baik juga merupakan faktor penting dalam keberhasilan bisnis kuliner. Pastikan untuk mengelola keuangan dengan baik dan menghindari pemborosan. Selalu perhatikan biaya produksi dan jangan ragu untuk menaikkan harga jika kita memerlukannya. Selain itu, lakukan analisis keuangan secara berkala untuk mengetahui keuntungan dan kerugian yang dihasilkan oleh usaha Anda.

Terapkan Bisnis Model Canvas

Bisnis model canvas adalah alat yang bagus untuk merencanakan dan menggambarkan model bisnis Anda secara komprehensif. Berikut adalah elemen-elemen yang dapat Anda sertakan dalam bisnis model canvas untuk usaha makanan:

  1. Segmentasi Pasar (Customer Segments):
    • Siapa target pasar Anda? (contoh: anak muda, profesional sibuk, keluarga)
    • Apa kebutuhan dan preferensi mereka terkait makanan?
  2. Penawaran Nilai (Value Propositions):
    • Apa yang membuat makanan Anda unik?
    • Apa manfaat utama yang Anda tawarkan kepada pelanggan Anda?
  3. Saluran Distribusi (Channels):
    • Bagaimana Anda akan menyampaikan produk Anda kepada pelanggan? (contoh: toko fisik, pemesanan online, aplikasi pengiriman makanan)
    • Apakah Anda berencana bekerja sama dengan pihak ketiga?
  4. Hubungan dengan Pelanggan (Customer Relationships):
    • Apa jenis hubungan yang Anda bangun dengan pelanggan Anda? (contoh: personal, otomatis, komunitas)
    • Bagaimana Anda akan menangani keluhan atau masalah pelanggan?
  5. Sumber Pendapatan (Revenue Streams):
    • Bagaimana Anda akan menghasilkan pendapatan? (contoh: penjualan langsung, berlangganan, iklan)
    • Apakah Anda memiliki model harga yang fleksibel?
  6. Sumber Daya Kunci (Key Resources):
    • Apa yang Anda perlukan untuk menjalankan bisnis makanan Anda? (contoh: dapur, bahan baku, koki, karyawan)
    • Apakah Anda memerlukan teknologi khusus atau peralatan?
  7. Aktivitas Kunci (Key Activities):
    • Aktivitas apa yang penting dalam operasi sehari-hari Anda? (contoh: memasak, pembersihan, manajemen persediaan)
    • Bagaimana Anda akan memastikan kualitas produk Anda?
  8. Pemasok (Key Partners):
    • Apakah Anda bekerja sama dengan pemasok untuk bahan baku?
    • Apakah Anda memiliki kemitraan dengan penyedia layanan logistik atau teknologi?
  9. Biaya (Cost Structure):
    • Apa saja biaya tetap dan variabel dalam bisnis Anda? (contoh: sewa, gaji karyawan, bahan baku, biaya pemasaran)
    • Bagaimana Anda mengelola biaya agar tetap efisien?

Dengan mengisi setiap elemen dalam bisnis model canvas, Anda dapat memahami lebih baik tentang bagaimana bisnis makanan Anda akan beroperasi dan bagaimana Anda dapat memaksimalkan peluang serta mengelola risiko dengan lebih baik.

Kegigihan dan Konsistensi

Tidak ada bisnis yang sukses tanpa adanya kegigihan dan konsistensi dari pemiliknya. Bisnis kuliner juga tidak terkecuali. Anda harus memiliki tekad yang kuat dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan dan kesulitan. Selain itu, konsistensi dalam menjaga kualitas produk dan pelayanan juga akan membuat pelanggan merasa percaya dan kembali ke tempat usaha Anda.

Dengan memperhatikan faktor-faktor di atas, Anda dapat meningkatkan peluang untuk sukses dalam bisnis kuliner. Namun, selalu ingat bahwa setiap bisnis memiliki risiko kegagalan. Jika mengalami kegagalan, jangan menyerah dan terus berusaha untuk memperbaiki dan meningkatkan usaha Anda. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba!

Continue Reading

Trending

    WhatsApp Button Klik disini untuk tanya-tanya dulu

Copyright © 2024 JoinKuliner.com

WhatsApp Button Klik disini untuk tanya-tanya dulu